Pengalaman Pertama

Pengalaman pertama menyentuh payudara wanita. Panas dingin, deg-degan.

Aku bekerja di sebuah biro iklan, sering lembur sampai malam. Biasa, kalau lembur sering merasa haus atau lapar, makananan ringan menjadi obatnya. Demikianlah, sering aku pesan teh hangat, pisang goreng, atau mie instant di kantin kantorku. Jadilah si penjaga kantin sering ke ruanganku, dan sudah ahpal, kalau dia lewat menhantarkan makanan ke yang lain, aku pesan, aku tinggal menunggu.

Awalnya tak ada apa-apa, profesional, aku kerja, dia kerja. Tapi ada yang tak biasa, aku pria dia wanita.

Suatu hari aku harus lembur lagi, tugasku yang membikin desain dengan komputer membutuhkan kenyamanan, sehingga aku mempunyai ruangan kecil sendiri. Malam itu hujan, bisa dibayangkan kan dingin, dan lapar. Jam 10 malam, sore sebenarnya sudah maka, tapi sepertinya masih lapar juga. Maka aku pesan ke mbak penjaga. Pesam mie instant plus telur ceplok dobel.

Dia datang, kok ya kantor sepi, pada kemana orang-orang, dia duduk sebentar, melihat hasil desinku. Gambar apa ini mas? begitulah, diawali dengan obrolan ringan, tapi jujur, hatiku sudah ngeres, tapi tak berani. Jadilah aku menahan nafas dan detak jantung yang kiat menggebu.

Satu jam tak terjadi apa-apa, tiba-tiba lampu mati. Jakarta kok begini. Ternyata gardu listrik dekat kantorku mati, anjlok, ada dahan yang patah. Bisa dibayangkan, aku lagi on, berada diruangan kecil dengan perempuan.  Dia langsung reflek memelukku, takut, atau gak tahu…

kesempatan , dengan mengumpulkan keberanian, kupeluk dia, dan kuraba. ternyata dia diam saja….deg-degan tapi senang. Kita tak berkata-kata. Hanya lima menit, pak satpam memeriksa ruangan, aku harus segera berggas, mbak penjaga keluar. aman.

pengalaman pertama, begitu deg-degan….

Tulis sebuah Komentar

Alamat email kamu tidak akan pernah dipublikasi ataupun disebarluaskan. Kolom yang wajib diisi ditandai dengan *

*
*